Pelayaran Kebangsaan

Image

Bismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum, teman! Apa kabar? Semoga sedang dalam kondisi luar biasa pada saat membaca post yang satu ini ya😀

Post yang satu ini dibuat dalam rangka pendaftaran kegiatan “Pelayaran Kebangsaan” yang akan diadakan oleh Direktorat Kemahasiswaan IPB. Ini adalah kegiatan latihan kepemimpinan yang bertema “Jelajahi Lautku, Cintai Bangsaku, Majulah Indonesiaku”. Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan langka mewakili BEM FEM dalam kegiatan ini. Berikut adalah karya saya yang menjadi persyaratan pendaftaran menjadi peserta. saya tunggu kritik dan sarannya ya😀

Laut Indonesia, Antara Pemimpin dan Kebijakannya

Indonesia, negara maritim yang memiliki areal lautan yang lebih luas daripada daratan, masih menyimpan berjuta potensi yang masih tersembunyi. Dari potensi jalur perdagangan internasional yang sangat strategis, sumberdaya alam seperti ikan – ikan, mutiara, dan garam hingga potensi pariwisata. Hal – hal tersebut butuh pengelolaan dan kebijakan yang tepat sasaran agar hasil yang diinginkan bisa maksimal. Disinilah faktor kepemimpinan sangat berperan besar.

Mengelola laut butuh sifat kepemimpinan yang tepat sasaran. Laut terlalu kompleks untuk pemimpin yang tidak siap dalam mengelola hal yang rumit dan hanya pandai beretorika. Terlalu banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan seperti kultur masyarakat setempat, keadaan ekologi setempat, hingga batas terhadap wilayah negara lain. Selain itu, butuh juga kreativitas agar laut dapat menghasilkan nilai tambah dan berimbas positif terhadap citra dan pemasukan negara. Butuh pemikiran yang dalam dan pandangan yang beragam. Sifat kepemimpinan dari seorang pemimpin akan berdampak besar terhadapa apa yang dia pimpin.

Laut – laut di Indonesia memiliki perbedaan yang cukup kental dalam sisi kultur. Dari Sabang sampai Merauke memiliki tradisi masyarakat pesisir yang berbeda – beda. Hal ini dipengaruhi oleh kebudayaan setempat. Pemimpin yang baik harus dapat membaca situasi tersebut dan menghasilkan kebijakan yang tidak merugikan salah satu pihak. Apabila salah satu dirugikan, akan memacu kecemburuan social dari satu masyarakat terhadap masyarakat pesisir lain. Hal ini yang harus dihindari agar masyarakat bisa menghasilkan output yang diharapkan. Dukungan pemerintah mutlak diperlukan agar suasana kondusif, karena suasana yang kondusif dapat memacu semangat berkarya. Bila lingkungan sudah kondusif, maka hasil laut akan melimpah, pantai akan ramai didatangi wisatawan yang tertarik terhadap keramahan dan keunikan budaya masyarakat setempat, dan masih banyak hal positif lainnya yang akan didapatkan. Bayangkan, suatu pantai di Indonesia terkenal akan keindahan dan kebersihan pantainya, keramahan penduduk setempat, keunikan budaya setempat, dan fasilitas yang menunjang mulai dari penginapan aman hingga transportasi yang sudah terintegrasi. Siapa yang tidak betah kalau sudah begini. Patut diingat pula, Indonesia memiliki ratusan bahkan ribuan pantai yang sangat indah dan banyak yang belum terekspos wisatawan. Juga tidak akan ada lagi kasus impor garam karena harga garam dari luar negeri yang lebih murah daripada garam yang diproduksi oleh petani garam lokal.

Sebagai pemimpin yang baik, tentunya harus mengambil keputusan berdasarkan beberapa hal. Salah satunya adalah mengenai masalah keseimbangan ekologi. Pemimpin yang baik harus melihat suatu hal dari hulu sampai hilir agar dapat menemukan kebijakan yang tepat. Sering ditemukan kasus pengelolaan sampah yang buruk di pantai – pantai yang ramai dikunjungi wisatawan. Hal tersebut akan berdampak buruk bagi lingkungan dan citra pantai tersebut. Indonesia juga terkenal memiliki banyak lokasi menyelam yang sangat indah. Hal ini tentu memacu para wisatawan untuk menjajal diving spot yang ada di Indonesia. Lagi – lagi kebijakan yang tepat juga harus dilakukan sang pemimpin agar keseimbangan alam terjaga, khususnya kondisi terumbu karang dan kebersihan laut. Pemimpin harus dapat membuat kebijakan yang dapat menjaga keseimbangan dan kebersihan lingkungan pantai dan laut beserta isinya.

Satu hal yang akhir – akhir ini selalu mendapat sorotan dan seringkali memicu reaksi keras dari masyarakat adalah masalah perbatasan di wilayah perairan kita. Negara tetangga seringkali melanggar batas yang sudah ada dan berusaha mengklaim wilayah tersebut adalah milik mereka. Butuh sifat tegas dan kecepatan dalam mengambil keputusan dari seorang pemimpin untuk menyelesaikan masalah ini. Keputusan yang tegas tidak berarti seenaknya mengajak perang kepada pihak lawan. Pemimpin harus tau kondisi sebenarnya dan bersikap kooperatif dan diplomatis terhadap lawan. Bila pemimpin mengambil keputusan yang terkesan lembek dan lama, maka pihak yang dia pimpin akan mengalami kerugian dan posisi tawarnya akan jatuh di mata lawan.

Laut Indonesia sangat luas dan beragam. Butuh pemimpin yang berpandangan luas, berani, tegas, cermat, kooperatif dan kreatif untuk bisa menggali potensi kelautan Indonesia. Sifat – sifat kepemimpinan yang disebutkan tadi tidak hanya dibutuhkan untuk mengelola laut saja. Itu juga bisa dipakai dalam memimpin suatu organisasi atau bahkan diri sendiri. Jangan mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan pihak yang berkepentingan dan merugikan orang banyak. Harry S Truman berujar, “A leader has to lead, or otherwise he has no business in politics”. Hidup bisa diibaratkan mengarungi lautan. Bila kita bisa menavigasikan kapal dengan baik, kita akan selamat dari bahaya tenggelam. Begitu juga dengan hidup, ambillah keputusan yang tepat, jangan salah melangkah agar tujuan hidup kita tercapai dan berakhir bahagia seperti apa yang diharapkan.

Bogor, 8 Desember 2011

Nurfikriyadi

Pelayaran Kebangsaan

5 thoughts on “Pelayaran Kebangsaan

  1. yeuh..jangan manggut-manggut aja…kalau habis pelatihan kepemimpinan harusnya bisa membuat tulisan yang bisa menstimulus orang untuk jadi pemimpin yang baik. Di tunggu postingan selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s