Yes Man a.k.a Asal Bapak Senang

20120710-190224.jpg

Hello fellas!
Selamat malam!🙂

Udah lama nih ga nulis. Lagi kepikiran satu hal lagi yang mungkin penting juga buat diangkat (kayak jemuran).

“Yes Man” / “Asal Bapak Senang(ABS)”.
Dua hal tersebut memiliki arti yang sama. Kalo menurut saya, Yes Man atau ABS adalah sifat dimana seseorang selalu berkata “ya” kepada atasannya. Dia selalu menelan mentah – mentah instruksi dari atasannya. Sebenarnya, kebiasaan ini baik ga sih? Menurut saya sih tidak. Sebagai pelaksana, kita seharusnya lebih kritis lagi. Belum tentu apa yang diperintahkan atasan kita merupakan hal yang benar. Walaupun benar, belum tentu juga kita mampu melakukan apa yang diperintahkan.

Bila kita mengiyakan suatu instruksi yang salah atau kita melakukan suatu instruksi benar namun kita salah melakukannya, satu hal yang akan terjadi. Tujuan tidak akan tercapai atau bahkan merusak sistem yang seeang berjalan, layaknya efek domino.

Atasan bukan tuhan kok. Mereka bisa salah. Ayo kita berlatih lebih peka dan kritis untuk kebaikan diri sendiri dan organisasi kita.

“In quiet moments when you think about it, you recognize what is critically important in life and what isn’t. Be wise and don’t let good things crowd out those that are essential.” -Elder Richard G. Scott

Bogor, 10 Juli 2012

Nurfikriyadi

Yes Man a.k.a Asal Bapak Senang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s